';
Detail news

Gafeksi tolak operator tunggal di Jababeka

30 January 2010 ( 06:24 )
Posted by : admin

JAKARTA: Gabungan Forwarder, Logistik, dan Ekspedisi Seluruh Indonesia
(Gafeksi) DKI Jakarta menolak kegiatan kepabeanan di kawasan pelayanan
pabean terpadu (KPPT) Jababeka, Cikarang, Jawa Barat, jika dioperasikan
melalui operator tunggal.

Ketua DPW Gafeksi DKI Jakarta Sofyan Pane mengatakan pengoperasian KPPT
Jababeka dengan sistem operator tunggal (single operator) cenderung
monopoli dan melanggar ketentuan persaingan usaha tidak sehat.

Menurut dia, di dalam era keterbukaan saat ini pemerintah dan asosiasi
harus bersinergi dan jangan sampai kebablasan dengan alasan untuk
kelompok tertentu, apalagi mengakibatkan kegiatan usaha yang 90%
tergolong ekonomi lemah malah tergusur.

"Seluruh anggota pada prinsipnya sepakat menolak KPPT Jababeka karena
jelas kepentingannya selain single outhority juga single operator. Ini
akan mengalihkan sedikitnya 70% kegiatan ekspor impor yang melalui
Pelabuhan Tanjung Priok akan menggunakan fasilitas pelabuhan darat
Jababeka," ujarnya dalam rapat anggota asosiasi itu, Selasa.

Pertemuan itu dihadiri oleh Ketua Tim KPPT Jababeka Ditjen Bea dan Cukai
Robert Marbun, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tanjung Priok
Rachmat Subagio, Kakanwil Bea dan Cukai Jawa Barat Jody Kushendro, dan
Ketua Komite Tetap Bidang Perhubungan Kadin Indonesia Iskandar Zulkarnaen.

Dirjen Bea dan Cukai Anwar Suprijadi yang dikonfirmasi terpisah
mengatakan Kadin seharusnya mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan
kelancaran arus barang di pelabuhan.

"Saya tegaskan konsep pengembangan Jababeka dengan membentuk KPPT
kepabeanan di kawasan itu tidak akan memunculkan monopoli. Kami juga
menjamin pelaksanaannya tidak dilakukan dengan single operator, tetapi
semua pelaku usaha sektor logistik bisa bergabung," tegasnya.

Robert Marbun mengungkapkan sesuai dengan hasil studi Bank Dunia, pada
2014 produktivitas bongkar muat melalui Pelabuhan Priok mencapai 5 juta
TEUs sehingga jika tidak disiapkan penopang di Jababeka akan
mengakibatkan kepadatan peti kemas atau stagnasi di pelabuhan itu. (k1)

Bisnis Indonesia

*bisnis.com*

[ Send Comment ]

Username:

Comment:

Login
Contact Info

CFS - WAREHOUSING & DISTRIBUTION CENTER


Office & Warehousing :

Kawasan Industri & Pergudangan Marunda Center Blok E7 No.A & B Jl. Marunda Makmur,
Bekasi, Indonesia


Phone & Fax :

29088220 & 29088221


Web Site & E-mail :

http://mkt.co.id & info@mkt.sig.co.id